Meraih Shalawat 70000 Malaikat

Thursday, November 14, 2013

Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ خَمْسٌ رَدُّ السَّلَامِ وَعِيَادَةُ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعُ الْجَنَائِزِ وَإِجَابَةُ الدَّعْوَةِ وَتَشْمِيتُ الْعَاطِسِ
“Hak muslim atas muslim lainnya ada lima: Menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin”. (HR. Al-Bukhari no. 1240 dan Muslim no. 2162)
Dari Tsauban -budak- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
مَنْ عَادَ مَرِيضًا لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا خُرْفَةُ الْجَنَّةِ قَالَ جَنَاهَا
“Barangsiapa yang menjenguk orang yang sakit, maka orang itu senantiasa berada dalam khurfah surga.” Beliau ditanya, “Apa itu khurfah surga wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Kebun yang penuh dengan buah-buahan yang dapat dipetiknya.” (HR. Muslim no. 2568)
Ali radhiallahu anhu berkata: Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُودُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إِلَّا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ وَكَانَ لَهُ خَرِيفٌ فِي الْجَنَّةِ
“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lainnya pada pagi hari, kecuali 70000 malaikat akan bershalawat untuknya hingga sore hari. Jika dia menjenguknya di sore hari, maka 70000 malaikat akan bershalawat untuknya hingga pagi. Dan dia akan mendapatkan kebun yang penuh berisi buah-buahan di surga kelak.” (HR. At-Tirmizi no. 969 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 5767)
Read the rest of this entry »


Sebab Cinta Tak Berdinding

Thursday, November 7, 2013

(Rinai-rinai Cerita Episode Kelima)

Tidurku sebelum Dzuhur hari ini harus diakhiri dengan nyaringnya ucapan salam dari seorang kawan yang datang. Walau kacamata minus 5 belum sempat aku pasang di sepanjang kedua mata, dari intonasi gelak tawanya aku tahu kawan yang datang adalah…” Fadli Ambon…!”. Gaya tertawanya khas. Tak ada seorang pun yang bisa menyamainya.

“Afwan Ustadz…he..hee… Ana nganterin titipan buat Antum dari rombongan yang datang kemaren”, katanya sambil duduk membuka tasnya di hadapanku. Oh iya… dengan posisi duduk selepas berbaring, bayanganku segera melambung jauh, menjumpai seraut wajah mungil di seberang sana.

Izzah Zainatus Shofaa… Nama untuk putriku ini memang tampil beda. Sepertinya, tidak ada nama yang sama dengan nama putriku sebelum ini. Neneknya dari Sulawesi sudah wanti-wanti,

“Namanya… Pokoknya harus ada huruf Z nya”.

Begitulah pesan neneknya sehari setelah putriku lahir. Kedua kakak perempuannya punya pesan berbeda, “Yang masih jarang dipakai aja…”.

Read the rest of this entry »


Sekeping Puzzle Cinta

Thursday, November 7, 2013

( kado kecil untuk yang akan dan ingin menikah)

Saya baru menyadari ternyata rasa takut juga bagian dari cinta. Jika diibaratkan sebagai sebuah lukisan indah, Cinta adalah gambar hidup yang menghembuskan nafas-nafas kehidupan. Perasaan takut telah mengambil bagian tersendiri di dalam lukisan itu sebagai kepingan puzzle yang cukup menentukan letak keindahannya. Tanpa rasa takut, lukisan Cinta tidak akan benar-benar hidup.Kenapa bisa?

Cinta akan melahirkan rasa takut…Takut kehilangan, takut berpisah, takut menyakiti, takut mengecewakan dan takut-takut lainnya yang akan menggores lukisan Cinta. Bagi kita yang telah dan pernah merasakan Cinta syar’i, rasa takut semacam ini sungguh-sungguh hadir menyertai setiap langkah kaki.

Mungkin ada juga yang merasakan takut-takut semacam ini dengan alasan pernah jatuh Cinta. Akan tetapi, Cinta yang syar’i -kah itu? Sensasi rasa takut yang ikut mengalir bersama Cinta yang syar’i sungguh-sungguh berbeda! Seperti apakah Cinta syar’i itu? Bukan pacaran seperti lazimnya orang sekarang! Bukan nafsu sesaat yang menjadi trend saat ini!

Read the rest of this entry »


Akhlak ” Mengagungkan Masjid dan Hari Jum’at Dengan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam “

Saturday, December 29, 2012

(oleh : Al-Ustadz Abul Abbas Muhammad Ihsan)

Takwa adalah sumber seluruh kebaikan sehingga orang-orang yang bertakwa adalah orang-orang
yang menyibukkan dirinya dengan berbagai kebaikan, baik terkait dengan dirinya maupun orang lain. Termasuk kebaikan yang muncul dari ketakwaan adalah amalan yang mengagungkan syiar-syiar Allah Subhanahu wata’ala, sebagaimana firman-Nya,

ذَالِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَآءِرَ اللهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ۝

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” (al-Hajj: 32)

Yang perlu diperhatikan, mengagungkan syiar-syiar Islam harus dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebab, amalan-amalan ini termasuk ibadah yang agung, yang tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala selain dengan dua syarat tersebut. Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

وَمَآ اُمِرُوْآ اِلَّا لِيَعْبُدُ اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَاءَ

“Padahal mereka tidak disuruh selain untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” (al-Bayyinah: 5)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَ لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barang siapa melakukan sebuah amalan yang tidak ada perintah dari kami padanya, amalan itu tertolak.” (HR. Muslim)

Read the rest of this entry »


Shalat Sunnah Jum’at

Sunday, November 16, 2008

( syaikh Dr. Muhammad bin ‘Umar bin Salim Bazmul )

Apakah ada shalat sunnah sebelum shalat Jum’at?

Shalat Jum’at tidak memiliki shalat sunnah sebelumnya secara tertentu, adapun shalat sunnah secara mutlak maka terdapat riwayat yang menunjukkannya.

Dari Abu Hurarirah dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam beliau bersabda :

barangsiapa yang mandi kemudian dia mendatangi jum’at lalu mengerjakan shalat apa yang ditentukan baginya kemudian dia mendengarkan khutbah imam dengan baik hingga selesai kemudian dia mengerjakan shalat bersamanya niscaya akan diampuni dosanya yang dia kerjakan antara Jum’at itu ke Jum’at yang lain dan ditambah tiga hari” (dikeluarkan oleh Muslim) 1

Read the rest of this entry »


Boikot Produk Yahudi

Monday, June 30, 2008

Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Lc. kuncup mawar rose

Tak bisa dimungkiri, negara-negara muslim kini dibanjiri produk-produk niaga dari perusahaan multinasional yang dikuasai Yahudi. Namun ada hal lebih besar yang mesti diwaspadai. Yakni, “produk” mereka yang bersentuhan dengan syariat. Jangan sampai, misalnya, kita berada di “garda terdepan” dalam kampanye boikot produk niaga Yahudi -yang masih perlu dibahas tentang perlu atau tidaknya-, namun justru menjadi pengawal demokrasi, sistem politik yang mewadahi beragam kaidah rusak ala Yahudi.

Read the rest of this entry »


Membuat shof baru

Thursday, May 22, 2008
( Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan )

Disebagian masjid yang besar ada orang masbuq yangmasuk kedalam masjid, lalu ia membuat shof baru, padahal terkadang shof yang ada didepannya belum penuh dari sisi yang lain. Berhubung jaraknya jauh atau ia ingin sekali untuk mendapatkan satu rakaat, sehingga menyebabkan ia bermalas-malasan untuk memenuhi shof yang ada disisi lain tersebut.

Jelas apa yang dilakukan oleh orang yang masbuq ini menimbulkan celah-celah dalam penyempurnaan shof, karena ia telah membuat shof baru, padahal shof didepannya masih kosong. Bias jadi, orang-orang masbuq lain yang dating sesudahnya akan melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan. Sehingga shof-shof tersebut tetap terputus dari dua sisi. Shof yang terputus seperti ini jelas tidak boleh, karena berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wassalam :

“barangsiapa yang memutus shof, maka Allah azza wa jalla akan memutusnya” 1)

Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.